Jumat, 08 Oktober 2021

Anggota KNPB Beberkan Aksi Terselubung Agus Kossay Usik PON Papua

wrtsh papua


Perhelatan event akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke dua puluh yang diselenggarakan di Papua menuai banyak pujian dari seluruh Indonesia. Meski demikian salah seorang anggota KNPB membocorkan sejumlah sisasat dari kelompoknya untuk mengganggu pelaksanaan PON.

“KNPB punya agenda lain karena PON ini berjalan, mereka (petinggi-petinggi) merasa kalau PON ini memang menjadi ancaman, khawatir kalau perjuangan menjadi terkikis,”

AK sebagai salah seorang anggota KNPB Numbay dalam keterangannya mengatakan jika rencana tersebut diminta langsung oleh Ketua Umum Pusat Agus Kossay. Dirinya juga mengaku sudah dilakukan serangkaian pertemuan membahas aksi tersebut.

Meski sebelumnya banyak ditemukan pernyataan Agus Kossay yang tidak mau mengganggu jalannya PON, namun dalam kenyataannya semua terbalik. AK menduga hal tersebut sebagai upaya Agus Kossay agar tidak terlalu mengundang perhatian.

“Sudah beberapa kali Ketua melakukan pertemuan untuk membahas agenda ini. Jadi apa yang sebelumnya banyak dipublikasi media itu tidak semuanya benar. Ketua menyembunyikan poin-poin lainnya agar tidak menarik perhatian,”

AK bahkan mengaku jika ada kemungkinan Agus Kossay dan KNPB akan turut melibatkan kelompok bersenjata dalam melancarkan aksinya.

“Mungkin Agus Kossay merasa kalau suaranya tidak cukup didengar, makanya dia minta bantuan juga ke TPNPB. Menurut saya hal-hal semacam ini yang tidak boleh terjadi karena melenceng dari misi organisasi yang menjunjung tinggi kedamaian,”

Atas ramainya kabar dan rencana yang dilakukan oleh Agus Kossay dengan membawa nama KNPB, dirinya mengaku khawatir jika nama baik KNPB justru rusak dan akhirnya dicap sebagai organisasi pemberontak. Jika hal tersebut benar terjadi, maka agenda KNPB secara menyeluruh akan terganggu dan tidak bisa berjalan dengan baik.

Kamis, 07 Oktober 2021

Netizen Berdoa Untuk Victor Yeimo “Lekas Membaik dan Sadar Untuk Melayani Tuhan"

wrtsh papua


Netizen mendoakan kesembuhan juru bicara internasional KNPB (Komite Nasional Papua Barat), Victor Yeimo pada Rabu (6/10/2021) kemarin. Victor saat ini masih menjalani proses perawatan di Rumah Sakit Jayapura.

”Bapa yang Kami Sembah di Dalam Nama Tuhan Yesus, Kami juga Mendoakan Sodara Kami Victor Yeimo agar Beliau dapat Kembali ke Jalan yang Benar serta Beriman KepadaMu dan MelayaniMu dengan Hati yang Baru untuk Menjadi Pemuda Papua yang Baik kepada Bangsa Indonesia terlebih Khusus Tanah Papua.*

Itulah salah satu doa yang sampaikan oleh netizen melalui akun facebooknya (@Maria) untuk Viktor Yeimo. “Mendengar kabar Victor Yeimo, @Maria mengajak mari kita doakan beliau lekas sembuh.,” tulis Maria lewat akun @Maria.

Selain akun @maria, akun @Nugroho juga ikut memberikan doa untuk kesembuhan Victor Yeimo “Tuhan di Saat ini Saudara Kami Viktor Yeimo sedang sakit, Berikan dia kesembuhan dan Kesehatan.”

Inilah Doa lengkap untuk Victor Yeimo yang disampaikan oleh Maria:

"Selamat Pagi, Tuhan Yesus

Kembali Lagi Kami Anak-anakMu ke HadapanMu seraya Mengucap Syukur dan Berterima Kasih atas Berkat Anugrah dan PenyertaanMu, Engkau masih Berada Bersama-sama dengan Kami Hingga Saat Ini Bapa.

Bapa yang Kami Sembah didalam Nama Tuhan Yesus, Bapa di Saat ini Kami Mendoakan Saudara Kami Viktor Yeimo yang mengalami sakit penyakit, Bapa Engkau Tuntun dan Angkat Segala Penyakit serta Berikan dia kesembuhan dan Kesehatan serta Umur yang Panjang sehingga kita dapat bertemu kembali dengan Saudara Kami, Viktor Yeimo Bapa.

Bapa, Kami juga Mendoakan Sodara Kami Victor Yeimo agar Beliau dapat Kembali ke Jalan yang Benar serta Beriman KepadaMu dan MelayaniMu dengan Hati yang Baru untuk Menjadi Pemuda Papua yang Baik kepada Bangsa Indonesia terlebih Khusus Tanah Papua.

Bapa Yang Baik, Saat ini Kami serahkan Seluruh Permohonan Kami kepadaMu, biarkan Engkau yang bekerja Seturut dengan KehendakMu Saja Bapa, Hanya ini Doa dan Ungkapan Syukur Kami, Ampuni Salah dan Dosa Kami, Baik Dosa Pikiran, Perkataan Maupun Perbuatan.

Terima Kasih Tuhan Yesus

AMIN."

PON Berhasil Menunjang Aspek Pembangunan di Papua Meski Kelompok Separatis Masih Menutup Diri

wrtsh papua


Kesuksesan dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) tidak bisa membuka mata kelompok-kelompok yang terafiliasi dengan gerakan separatisme. Tokoh senior Papua, Franz Korwa mengungkapkan jika kelompok tersebut hanya bisa menolak tanpa tahu dampak baik yang sedang dirasakan masyarakat Papua. (7/10)

“Kelompok seperti KNPB, ULMWP, dan seluruh bagian separatis itu tidak bisa berbuat banyak dengan suksesnya PON. Mereka hanya bisa menolak, padahal dibalik PON ini ada dampak baik bagi masyarakat Papua,”

Korwa menjelaskan jika aksi penolakan PON hanya sebuah propaganda murahan yang dilakukan kelompok separatis. Sebab masyarakat di Papua justru mengaku merasa senang dengan adanya event PON tersebut.

“Itu hanya cara mereka saja, propaganda murahan. Kita bisa lihat sendiri bagaimana masyarakat secara merasa terkesan dengan event seperti PON ini. Semuanya larut dalam kebahagiaan. Mereka ada yang berjualan, ada yang menjadi relawan, ada juga yang antusias untuk menonton setiap pertandingan,”

Hal senada diungkapkan oleh Koordinator Jaringan Damai Papua, Adriana Elisabeth menyebutkan jika masyarakat Papua antusias menyambut PON ke dua puluh. Sebab, pesta olahraga antar 34 provinsi di Indonesia itu bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan indeks pembangunan manusia.

"Respon masyarakat baik. Antusias menyambut PON ini. Acara sebesar ini tentu akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan indeks pembangunan manusia,”

PON terbukti mampu menarik perhatian masyarakat di seluruh Indonesia, hal tersebut juga terlihat dari hadirnya berbagai sektor bisnis dan industri dalam peranan mendukung kesuksesasan PON.

“Terkait penyelenggaraan PON, mulai tercatat perusahaan bidang transportasi, industri kesehatan, bahkan perusahaan skala nasional hadir di Papua. Ini adalah kabar baik untuk menunjang segala aspek. Hal-hal semacam ini yang harus dilihat dengan sudut pandang objektif,”

Rabu, 06 Oktober 2021

Tokoh Agama Sebut KNPB Aktor Kerusuhan di Papua, Penyerangan Gereja dan PON jadi Perhatian

wrtsh papua


Masa depan Papua ada ditangan generasi mudanya. Hal tersebut dikatakan oleh tokoh agama Pdt. Pilemon Gobay, yang mengaku merasa sedih sekaligus miris dengan situasi di Papua terkait ramainya aksi kekerasan.

Pdt, Pilemon dalam keterangannya mengisyaratkan bahwa kedamaian di Papua telah dirusak oleh kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok. Dirinya bahkan menyebutkan organisasi KNPB sebagai salah satu sumber permasalahan yang terjadi di seluruh antero Papua.

“Saya ikuti bagaimana perkembangan di Papua ini terjadi. Mau dari sisi politiknya, kesejahteraannya, dan semua yang berkaitan dengan masayarakatnya. Tidak bisa dipungkiri juga jika KNPB menjadi salah satu faktor ancaman itu terjadi,”

Sebagai tokoh keagamaan, Pdt. Pilemon meminta kepada generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajaran-ajaran KNPB yang selalu menyiggung kekerasan dan perlawanan. Dirinya mencoba meyakinkan jika kehidupan damai akan lebih menguntungkan.

“Lebih baik kita Bersama-sama menjaga kerukunan dan hidup dalam kedamaian. Para mahasiswa ataupun seluruh pemuda masih memiliki perjalanan hidup yang Panjang, maka persiapkanlah dengan baik. bekali diri dengan ilmu yang bermanfaat,”

Menurut Pdt. Pilemon, organisasi KNPB akan menjerumuskan masa depan para generasi penerus Papua. Dirinya mengatakan jika pengaruh KNPB hanya menghambat proses kemajuan di tanah Papua.

“Mari Bersama-sama membangun Papua in menjadi lebih baik lagi, jangan sampai kita sibuk dan akhirnya terjerumus ke organisasi seperti KNPB. Saya pastikan tidak ada masa depan yang jelas jika sudah sibuk untuk hal itu,”

Bahkan Pdt. Pilemon menyinggung aksi penyerangan di Gereja GIDI Dekai yang diketahui ada keterlibatan dari organisasi KNPB.

“Semua hanya dimanfaatkan oleh KNPB. Peristiwa terakhir di Gereja GIDI Dekai juga demikian, ibadah sedang berlangsung, tapia da sekelompok orang yang tiba-tiba melakukan penyerangan. Ini sudah diluar batas, tidak benar melakukan aksi seperti itu,”

Aksi KNPB dalam mengganggu jalannya PON yang sedang terlaksana juga mendapat perhatian dari Pdt. Pilemon.

“Pada dasarnya KNPB memang organisasi yang patut dijauhi. PON adalah acara besar yang sudah bisa membangkitkan jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap Papua. Harusnya hal semacam ini diapresiasi, namun KNPB justru mencoba untuk merusaknya,”

Setelah Bunuh Tenaga Medis, KKB Kembali Lakukan Teor dengan Menembak Ojek

wrtsh papua


Aksi biadab terkait penyerangan terhadap warga sipil kembali terjadi. Kkb melakukan penembakan terhadap tukang ojek di kabupaten puncak, papua. Atas insiden tersebut dikeahui korban mengalami luka serius dibagian wajah.

Menurut keterangan, disebutkan jika korban bernama J (48), sebelumnya dihadang oleh dua orang KKB di jembatan Kali Ilame, Kampung Wako. Salah satu diantara mereka memaksa untuk diantarkan ke Distrik Gome. Namun sekembalinya ke Kali Ilame korban justru mendapat ancaman, beruntung tembakan bisa dihindari.

“Korban itu awalnya diminta untuk mengantarkan KKB ke Gome. Kemudian waktu kembali lagi ke Kali Ilame (tempat semula), korban justru diancam. Mukanya langsung ditodong pistol dan ditembak,”ujar Awaludin sebagai rekan korban.

Insiden tersebut terus menambah daftar panjang aksi kekerasan yang dilakukan KKB, setelah sebelumnya banyak terjadi rentetan peristiwa terkait aksi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan juga oleh KKB.

Seni Oupdana dalam keterangannya mengenai eksistensi KKB dalam rentang waktu satu bulan terakhir, mengatakan KKB adalah organisasi separatis yang tidak malu melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil. Pernyataan tersebut didasari atas fakta penyerangan sebelumnya, terkait kematian tenaga Kesehatan di Kiwirok, Pegunungan Bintang.

“Rupanya aksi kecaman terhadap KKB setelah kemarin membunuh tenaga kesehatan tidak membuat mereka sadar diri. Kejadian di Puncak ini lagi-lagi tidak bisa dibiarkan, kelompok-kelompok kecil seperti mereka sudah nyata menantang sehingga harus segera ditindak tegas,”

Meski demikian, Oupdana meyakini akan ada aksi pembenaran dari sejumlah elit dan tokoh separatis terkait penembakan terhadap tukang ojek tersebut.

“Kita lihat saja nanti, pasti ada unsur pembenaran. Bisa jadi nanti aka nada tuduhan kalau tukang ojek itu intel, atau TNI yang menyamar. Tuduhan seperti itu selalu digunakan oleh KKB untuk melegalisasi aksi penembakan yang dilakukan, ini kan biadab,”

Selasa, 05 Oktober 2021

Agus Kossay Taruhkan KNPB Jika Terbukti Gagalkan PON

wrtsh papua


Maraknya kabar dalam aksi penggagalan PON oleh kelompok KNPB rupanya justru memantik kemarahan Agus Kossay. Sebagai ketua Umum KNPB Pusat, dirinya tegas menolak tuduhan tersebut. Menurut Kossay PON bukan agenda serius yang harus digagalkan dalam masa perjuangan pembebasan Papua.

“PON itu agenda sebentar saja tidak sampai satu bulan, buat apa kita sibuk memikirkan hal itu. Saya tegaskan jika KNPB tidak boleh ada yang terlibat dalam aksi penggagalan PON,”

Agus kossay yang mengaku jika dirinya susah payah membangun citra KNPB sebagai organisasi anti kekerasan. Namun saat ini seakan dijatuhkan karena harus berbenturan dengan tuduhan dalam upaya penggagalan PON.

“Saya membangun KNPB, saya jaga reputasi organisasi ini. KNPB sejak awal berdirinya sudah anti kekerasan, tapi dengar kabar seperti ini tentu saya sangat marah,”

Bahkan Agus Kossay melontarkan kalimat untuk bertaruh seandainya KNPB terbukti melakukan aksi kekerasan untuk menggagalkan penyelenggaraan PON Papua.

“Kalau memang begitu, saya siap taruhkan KNPB, kepada aparat keamanan langsung saja tangkap dan adili mereka jika ada anggota KNPB yang melakukan aksi penggagalan PON. Saya berani bilang begini karena memang tidak ada orang KNPB yang mau gagalkan PON,”

Agus kossay mengatakan jika upaya penggagalan PON adalah aksi yang sia-sia. Terlebih dirinya melihat jika Jayapura hanya wilayah kecil yang tidak akan memberikan dampat besar atas perjuangan Papua.

“Kalau memang PON terganggu, itu bukan selamanya. Hanya hitungan hari bahkan mungkin dalam jam semua sudah kembali normal. Kami tahu medan, kami paham kekuatan aparat yang ada. Jayapura ini kecil saja, kalau mau bikin aksi itu tidak akan memberikan dampak,”

PON Papua Sukses dan Diapresiasi, KNPB Gusar Coba Ganggu Pelaksanaannya

wrtsh papua


Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai perhelatan akbar diapresiasi sejumlah tokoh Papua. Berbagai ucapan serta dukungan mengalir selama berlangsungnya kompetisi olahraga terbesar se-Indonesia tersebut.

Titik balik kemajuan di Papua yang sukses menyelenggarakan PON, telah membuat kelompok anti pemerintah menjadi gusar. Hal tersebut diungkapkan Agustinus R yang melihat dari aksi-aksi mahasiswa dan KNPB untuk mencoba mengganggu pelaksanaan PON.

“Tidak ada kaitannya gelaran PON untuk menutup pelanggaran HAM. Orang-orang di KNPB itu pemikiran sudah terlalu sempit. Mereka memang mau mengganggu jalannya PON, mau membuat kekacauan sebagai bentuk kegusaran,”

Segala cara dilakukan oleh KNPB untuk mengungkit permasalah di Papua. Agustinus menjelaskan jika isu-isu hoaks terkait permasalahan Papua muncul setelah pembukaan PON berhasil dilaksanakan dengan begitu meriahnya.

“Mereka membuat kabar hoaks, tentang pengungsian, tentang rasis, atau militerisme. Semua itu dilakukan karena khawatir kemegahan PON akan membuat KNPB mati kutu. Kalau memang seperti itu, artinya secara tidak langsung KNPB mengakui jika PON sukses terlaksana,”

Agustinus juga menjelaskan bahwa PON ke dua puluh sudah berhasil membuktikan jika Papua adalah wilayah yang terus bergerak maju. Dirinya pun mengungkit kisah kedekatan seorang Presiden dengan rakyatnya dalam sela-sela kunjungannya di Kota Jayapura.

“Papua sudah diakui seluruh Indonesia, semua mata sedang tertuju ke Papua lewat penyelenggaraan PON. Hari ini adalah bukti jika Papua sudah bergerak semakin maju,”

"Kelompok separatis seperti KNPB tentu akan menolak kebijakan pemerintah meskipun berdampak baik bagi masyarakat Papua. Padahal kita semua tahu kalau orang Papua senang dengan adanya PON ini, momen kedekatan seorang Presiden dengan rakyatnya benar-benar terjadi,"

Agustinus mengatakan jika PON juga memberi dampak atas bangkitnya kemajuan dari sejumlah aspek pada lapisan masyarakat, hal tersebut tumbuh atas dibangunnya sarana/prasarana infrastruktur dalam menunjang pelaksanaan PON.

"Banyak hal yang akhirnya dibangun oleh pemerintah, meski saat ini dikhususnya demi kesuksesan PON, namun banyak aspek di masyarakat yang mulai tergugah. Masyarakat juga proaktif mendukung kemajuan yang terjadi, bidang usaha ataupun biro jasa milik masyarakat terlihat mulai tumbuh,"

Agustinus lantas menegaskan jika problematika yang selalu dimunculkan oleh KNPB sebagai organisasi separatis tidak perlu ditanggapi secara serius, sebab hal itu hanya akan mengundang konflik yang tidak berguna. Lebih baik seluruh elemen di Papua berfokus untuk mengangkat wilayah ini menjadi maju dan lebih baik.

Senin, 04 Oktober 2021

Tokoh Pegubin Kutuk Lamek Taplo, Keberadaannya Harus Cepat Dibasmi

wrtsh papua


Intensitas aksi kekerasan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang telah meningkat. Melihat tak sedikitnya korban terus berjatuhan, menurut salah seorang tokoh setempat, Seni Uopdana menilai jika aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) harus segera diatasi. (4/10)

Uopdana dalam keterangannya mengatakan jika aksi-aksi biadab yang terus dilakukan oleh KKB tidak kunjung direspon cepat oleh aparat keamanan yang bertugas di Kabupaten Pegunungan Bintang, dirinya khawatir konflik akan terus meluas dan dampak yang ditimbulkan juga semakin besar.

“Saya sangat berduka dengan kabar akhir-akhir ini yang terjadi di Pegunungan Bintang. Memang kelompok bersenjata itu sudah membuat kacau situasi disini. Makanya saya berusaha membuka forum, dan meminta kepada aparat keamanan agar bisa segera bertindak,”

“Peristiwa hitam seperti sekarang ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena ada banyak nyawa yang akhirnya terancam. Saya takut kebiadaban KKB akan meluas,”

Uopdana juga menyebutkan jika keberadaan Lamek Alipki Taplo sebagai pemimpin gerakan separatis di wilayah Pegunungan Bintang telah meracuni moral dan pemikiran anak-anak muda. Lamek Taplo dianggap sudah memberi pengaruh buruk.

“Kerugian yang ditimbulkan dari kelompok separatis itu bukan hanya dari ancaman kekerasan, tapi dia dan kelompoknya juga akan merukan pikiran generasi penerus Papua terutama yang berada di Pegunungan Bintang,”

Atas dasar tersebut, Seni Uopdana tegas mengutuk keberadaan Lamek Alipki Taplo dan para kelompoknya. Dirinya mengatakan jika aksi yang dilakukan kelompok tersebut telah diluar batas nilai kemanusiaan dan melanggar ajaran adat dari para leluhur.

“Terkutuk Lamek Taplo bersama kelompoknya. Mereka sudah melakukan aksi biadab yang tak berperi kemanusiaan dan sudah melanggar adat leluhur. Tidak ada ampun baginya, kutukan itu akan segera datang,”

Penyerangan Puskesmas di Kiwirok Mencirikan Gerakan Terorisme

wrtsh papua


Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) angkat bicara menanggapi aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua.

Menurut Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua Frits Ramandey, kekerasan KKB terhadap petugas kesehatan di Kabupaten Kiwirok melanggar hak asasi manusia. Frits bahkan menyebut kekerasan yang dilakukan KKB itu termasuk aksi teroris.

“Meskipun Komnas HAM keberatan dengan pelabelan teroris terhadap OPM, tindakan berupa pembunuhan terhadap tenaga kesejatan tersebut sudah dapat dikategorikan sebagai kelompok yang bercirikan teroris,”

Pola yang digunakan KKB disebutkan sama dengan aksi di Kabupaten Nduga pada bulan April lalu, dalam aksi penyerangan tersebut KKB melakukan kekerasan terhadap guru pendidik. Komnas HAM Papua menyerukan kutukan keras atas aksi yang dilakukan KKB terhadap pekerja kemanusiaan.

Menurutnya, organisasi separatisme di Papua saat ini terfragmentasi menjadi tiga kelompok besar. Yakni, kelompok sipil bersenjata, kelompok yang dipelihara oleh korporasi dan kelompok yang memperjuangkan suksesi politik.

“Saat ini gerakan yang dilakukan oleh KKB memiliki pola baru yang menyasar warga sipil, ini dampak dari terfragmentasinya tiga organisasi searatis. Masing-masing dari mereka memiliki cara pandang yang tentu sudah berbeda juga,”

Komnas HAM mengaku jika penyerangan di Kiwirok yang menyasar warga sipil terlebih sebagai petugas kesehatan adalah kasus yang terakhir kali ditangani. menurut Komnas HAM, tindakan tersebut telah memenuhi unsur pelanggaran HAM, mengacu pada UU Nomor 39 Pasal 1 angka 1.

“Tindakan ini telah menghilangkan rasa aman, hak hidup dan merupakan tindakan penyerangan langsung terhadap tenaga Kesehatan,”

 Hal senada diungkapkan Staf Ahli Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr Sri Yunanto. Ia mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Menurutnya, tindakan KKB sudah masuk kriteria terorisme. Secara teori, suatu kelompok dikategorikan sebagai kelompok teroris jika memenuhi beberapa indikator.

“Artinya, menggunakan kekerasan sebagai strategi utama, menolak negosiasi, menyebarkan teror dan propaganda palsu, serta menyerang warga sipil. Berdasarkan indikator tersebut, OPM Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dapat dikategorikan sebagai kelompok teroris karena dilihat dari gerakannya menyerang warga sipil, menolak proses dialog, merusak objek vital publik dan menimbulkan ketakutan,”

Sri mengatakan pemerintah telah memprioritaskan dialog untuk menyelesaikan masalah di Papua. Pendekatan penanganan KKB di era reformasi jauh lebih baik dibandingkan era orde baru. Terlebih, otonomi khusus sebagai solusi permasalahan politik di Papua telah memberikan banyak manfaat.

Minggu, 03 Oktober 2021

Pengamat Papua: Aksi Pengungsian adalah Propaganda KKB, “Mereka Terdesak”

wrtsh papua


Aksi biadab Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua selalu merugikan banyak pihak. Menurut salah seorang pengamat, eksistensi KKB pada kurun waktu satu sampai tiga bulan terakhir sudah sangat tinggi. Hal tersebut seolah tergambar dengan tak henti-hentinya korban berjatuhan akibat aksi KKB.

KKB bukan tak mendapat kecaman, sebab kelompok separatis tersebut tak hanya menyasar aparat keamanan dalam aksi-aksinya. KKB seakan tak pandang bulu, sebab tak sedikit korban tewas dari masyarakat sipil akibat penyerangan KKB. Tenaga pengajar, para pekerja konstruksi, pengojek, hingga yang terakhir tenaga Kesehatan.

Franz Korwa dalam keterangannya, menyebutkan jika saat ini KKB sedang sibuk ‘mencuci tangan’ dan melakukan pembenaran atas rentetan aksi biadab yang terlanjur memakan korban. Hal tersebut lantaran aksi KKB sudah mengundang banyak perhatian dari sejumlah lembaga kemanusiaan.

“Sekarang banyak lembaga kemanusiaan yang mulai melihat Papua, mereka fokus dengan aksi KKB. Tentang penyerangan medis di Kiwirok, mereka benar-benar kebingungan, sampai-sampai mengeluarkan pernyataan tuduhan jika para mantri dan suster memiliki senjata,”

Dalam penyerangan yang terjadi terhadap pekerja medis di Puskesmas Kiwirok (13/9), diketahui salah seorang suster Bernama Gabriela Meilan tewas dengan luka disekujur tubuh, sebelum jasadnya dibuang ke jurang.

Korwa lantas menyebutkan jika saat ini KKB sedang sibuk melakukan pembenaran dalam setiap aksi biadabnya. Mereka berusaha kuat untuk memutus tudingan-tudingan terhadap eksistensi pergerakan separatisnya.

“Tentu dengan kebiadaban yang sudah nyata diperlihatkan, mereka sekarang sibuk untuk mencari pembenaran. Pembunuhan terhadap suster kemarin itu sudah membuat seluruh dunia marah,”

Dirinya menambakan jika KKB akan mendorong berbagai propaganda atas aksi-aksi yang berkaitan.  Korwa menyebut jika ada kecenderungan dari KKB setelah banyak dikecam maka akan mengangkat isu pengungsian yang dilakukan orang Papua.

“Setelah terdesak atas kesalahan sendiri, biasanya mereka buat propaganda tentang pengungsian. Ini sudah dilakukan beberapa kali, sehingga kita sudah paham. Peristiwa yang belum lama terjadi di Maybrat, kemudian Tembagapura. Mereka yang membuat konflik, tapi mereka sendiri yang seolah menjadi korban,”