Tampilkan postingan dengan label knpb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label knpb. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Oktober 2021

Dipengaruhi Alkohol, Sekelompok Pemuda di Wamena Hujani Petugas dengan Batu

wrtsh papua


Kapolres Jayawijaya AKBP Muh. Safei menuturkan adanya korban jiwa atas peristiwa penyerangan terhadap anggota Brimob oleh sekelompok pemuda di jalan Pattimura, Kota Wamena (12/10). Dalam kronologi yang diungkapkan, kapolres menjelaskan kejaidan bermula ketika sekelompok pemuda melakukan pelemparan batu terhadap anggota Brimob yang sedang melewati lokasi kejadian.

“Bermula dari anggota yang mau pulang ke rumahnya, tapi dalam perjalanan anggota tersebut dilempari batu oleh sekelompok pemuda,”

Aksi pemuda anarkis tersebut bermula ketika yang bersangkutan menghadiri acara pengucapan syukur atas kelulusan wisuda salah seorang kerabat lainnya. Namun diduga kuat sekelompok pemuda juga mengkonsumsi minuman keras (miras).

“Kami dalami prosesnya, pemuda ini sebelumnya berkumpul untuk merayakan wisuda, dalam acara tersebut diduga mereka mengkonsumsi miras,”

Ditempat yang berbeda PM(35) sebagai salah seorang saksi dalam kejadian tersebut mengungkapkan jika kejadian juga bermula karena adanya provokasi dari salah satu pemuda yang ditegur oleh anggota Brimob.

“Situasinya masih tenang, saya melihat anggota yang sebelumnya dilempar batu minta agar perkumpulan malam itu bubar, tapi salah seorang pemuda lainnya justru marah, sambil berteriak-teriak memprovokasi, akhirnya (kekacauan) pecah, anggota tadi dilempari batu lagi”

PM menambahkan jika petugas mulai terdesak karena massa yang berjumlah belasan mulai bertindak anarkis. Dirinya juga membenarkan jika petugas sudah melakukan tembakan peringatan, namun massa yang terpengaruh alkohol tidak mengindahkan.

“Setelah provokasi itu sudah mulai kacau, pemuda yang mabuk jumlahnya ada belasan. Mereka terus melempari batu ke arah petugas yang mendatangi lokasi padahal sudah diperingatkan beberapa kali,”

Melihat kejadian yang semakin kacau, barulah anggota jaga Polres Jayawijaya berdatangan. Salah seorang pemuda (SW) diketahui dilarikan ke RSUD Kota Wamena, dan pada saat itu penyebabnya belum diketahui. Pasca kejadian tersebut barulah situasi mulai agak tenang.

“Iya, setelahnya anggota dari Polres datang, tapi pemuda-pemuda itu masih terus melawan dengan melempari batu. Setelah salah satu dari mereka ada yang dilarikan ke RSUD, baru situasi agak tenang,”

RSUD Kota Wamena dalam keterangannya menyebut jika korban (SW) tidak terkena tembakan secara langsung. Dari hasil pemeriksaan lanjut tidak ditemukan bukti proyektil, hanya terdapat serpihan pada bagian organ dalam saja.

Minggu, 17 Oktober 2021

Ketua OPM Minta Agus Kossay Hentikan Mengatasnamakan TPNPB OPM

wrtsh papua


Ketua TPNPB OPM Jeffry Bomanak minta Agus Kossay tidak menggunakan nama TPNPB dalam pergerakan yang dilakukan oleh kelompok Kominte Nasional Papua Barat (KNPB) dalam menjalankan misinya. Hal ini disampaikan oleh Jeffry Bomanak setelah adanya laporan dari anggota TPNPB wilayah Timorbil.

"Anggota TPNPB wilayah Timorbil perbatasan dengan Pegunungan Bintang telah melaporkan adanya rencana pembelian senjata oleh KNPB yang mengatasnamakan TPNPB"

Jeffry Bomanak selaku ketua OPM menyampaikan pernyataan lewat media sosial yang kesal terhadap Agus Kossay yang diketahui menjual namanya untuk pembelian senjata di Timorbil.

"Saya ingatkan kepada Agus Kossay hentikan menjual nama TPNPB untuk melakukan pergerakan, jangan jadi pengecut kalau mau berjuang harus berani mengambil resiko"

Saya tau, Agus menggunakan nama TPNPB untuk membeli senjata karena kalau tertangkap maka yang disalahkan adalah TPNPB bukan KNPB, ini namanya pemimpin yang pengecut, namanya tetap baik dan nama saya akan hancur dan saya menjadi buronan baik dari aparat Indonesia maupun PNG.

Kemaren dia bilang di media, kalau senjata yang tertangkap di pegunungan bintang adalah senjata yang dikirim oleh TPNPB, kemudian buat pernyataan lagi kalau KNPB berjuang lewat politik bukan dengan cara berperang.

Lantas, mau beli senjata melalui militer PNG di Timorbil untuk apa, Jeffry juga meminta agar Agus membayar senjata yang tertangkap tersebut, karena sampai sekarang senjata tersebut belum dilunasi.

Berdasarkan laporan dari anak buah Agus Kossay, bahwa Agus telah menerima sejumlah uang yang cukup banyak dari salah seorang pejabat di Papua, uang itu diberikan agar tidak mengganggu jalannya PON.

Jumat, 15 Oktober 2021

Agus Kossay: Cukup Saya, dan Tidak Ada Lagi Aktivis KNPB yang Di Penjara

wrtsh papua


Perseteruan antara kelompok perjuangan Papua mulai terkuak, Ketua KNPB minta tidak ada lagi aktivis KNPB yang ditahan aparat penegak hukum ataupun di penjara, hal ini disampaikan oleh @JP Jr. Pahabol melalui postingannya di media sosial.

@JP Jr. Pahabol menuliskan permintaan Agus Kossay selaku ketua KNPB agar anggota dan kelompoknya tidak terlibat dalam rencana pergerakan TPNPB yang dipimpin oleh Jeffry Bomanak.

"Jangan ikut-ikutan pergerakan yang dilakukan oleh kelompok garis keras (kekerasan) karena cara perjuangan kita (KNPB) melalui jalur diplomatis, sangat berbeda dengan kelompok mereka,"

Di negara manapun kemerdekaan tidak pernah diraih melalui kekerasan, semua kemerdekaan hanya bisa didapat melalui politik bukan perang.

Agus tidak ingin anggotanya dipenjara dan ditahan, cukup dirinya saja, Agus memberikan contoh dirinya yang ditangkap dan ditahan kemudian dipenjarakan di Kalimantan.

"Di Penjara Itu sangat sakit dan menderita, makanya saya, dan teman-teman yang lain pernah dipenjara di Kalimantan tidak ingin yang lainnya merasakannya"

Agus juga mencontohkan Victor Yeimo yang tidak ingin dipenjara, di tahanan brimob itu masih enak karena di brimob bukan sebuah penjara, tapi Victor pun tidak mau sampai akhirnya dia beralasan sakit.

Diketahui, Jefry Bomanak Pagawak selaku ketua OPM berdasarkan keterangan pers pihak keamanan merelease pernyataan bahwa kelompok TPNPB dan KNPB akan melakukan gangguan keamanan terhadap berlangsungnya PON.

Namun, Jeffry pada akhirnya menyebut Agus Kossay pengecut setelah Agus memberikan perintah kepada seluruh anggota KNPB tidak terlibat aksi dengan TPNPB. Jeffry menuduh Agus telah menerima dana dari ketua PON Yunus Wonda untuk tidak mengganggu jalannya PON.

Sampai dengan berita ini di release, Agus Kossay belum bisa dihubungi untuk diminta memberikan klarifikasi atas tuduhan yang disampaikan oleh Jeffry Bomanak.

Sumber: Catatan Digital @JP Jr. Pahabol

Kamis, 14 Oktober 2021

Ketua KNPB ditudung makan uang lewat perhelatan PON

wrtsh papua


Ketua Organisasi Papua Merdeka, Jeffrey Bomanak dalam sebuah keterangan di media sosial pribadinya menyebutkan jika Pekan Olahraga Nasional (PON) tidak memberikan dampak bagi Orang Papua. Jeffrey menganggap jika PON hanya ambisi dan upaya politik yang sedang digencarkan di Papua.

Jeffrey Bomanak juga mengungkapkan kekesalannya melihat tingkah Agus Kossay yang dianggapnya ketakutan dan justru menghindar dari tuduhan-tuduhan yang mengatakan bahwa KNPB tidak terlibat dalam aksi mengganggu pelaksanaan PON.

“Saya sedih mendengar kabar itu, belum apa-apa kenapa dia (Agus Kossay) seperti ketakutan. Mungkin ini sebuah kemunduran dari KNPB dibawah kepemimpinan Agus Kossay,”

Tak hanya itu, Jeffrey Bomanak dengan kerasnya menuduh jika Agus Kossay ikut merasakan uang panas hasil penyelenggaraan PON. Hal tersebut diungkapkannya karena melihat Agus Kossay yang sempat mengatakan jika KNPB tidak akan mengganggu pelaksanaan PON.

“Sebagai pejuang tindakan yang dilakukan Agus Kossay itu sangat lucu. Ini tidak masuk akal karena seolah-olah KNPB berkampanye untuk ikut mendukung PON. Agus Kossay pasti mendapatkan uang dari itu semua,”

Jeffrey menegaskan jika perjuangan Papua sudah dicampuri urusan perut dari tokoh-tokoh perjuangan yang berkhianat. Dirinya juga mengungkapkan jika banyak oknum dalam tubuh KNPB yang berwatak kolonialis yang hanya bersembunyi dibalik identitas Papua.

“KNPB era saat ini berbeda dengan KNPB di tahun-tahun yang lalu, banyak orang-orang di KNPB sekarang yang memikirkan isi perutnya sendiri. Mereka sama saja, berwatak kolonialis. Bahkan lebih parah karena bersembunyi dibalik nama Papua,”

Tidak Mau Maju, Simpatisan KNPB/ULMWP Sibuk Jual 'Papua'

wrtsh papua


Gerakan separatisme di Papua tak hanya menyoal tentang aksi perlawanan bersenjata, melainkan juga terkait propaganda politik yang dibangun oleh para simpatisan.

Hal tersebut yang akhirnya menimbulkan opini negatif terkait situasi Papua, padahal kehidupan di Papua tak jauh berbeda dengan aktivitas masyarakat lainnya di seluruh Indonesia.

Menurut pengamatan Papua, Franz Korwa menyebutkan ada kecenderungan dari simpatisan untuk mengikuti karakteristik dari pemimpinnya. Maka tak heran sebab para aktor penting gerakan separatisme selalu menjual segala hal yang berkaitan dengan Papua untuk kepentingan pribadinya masing-masing.

"Itu yang tergambar saat ini, melihat bagaimana para pemimpin itu selalu menjual nama Papua, maka sampai akar rumput dan pengikutnya ya seperti itu. Hanya saja, buat mereka yang dibawah tidak mendapat keuntungan. Ini namanya mereka sedang dibodohi,"

Korwa menambahkan jika aksi-aksi yang dipertontonkan oleh aktor separatisme seperti KNPB ataupun ULMWP tidak akan memberi kemajuan bagi Papua. Dirinya justru merasa miris karena kelompok tersebut hanya mengungkit masalah lampau dan tidak bisa memberi solusi tepat.

"Selalu mereka berpandangan tentang masa lalu yang kelam, padahal dunia ini sudah berkembang, kita ini semua kan mau maju. Peribahasa katak dalam tempurung, ya itu lah mereka,"

Korwa menjelaskan bahwa orang-orang yang berada di KNPB atau ULMWP telah menghabiskan waktu hidupnya dengan sia-sia. Mengingat pembangunan yang masif di Papua sudah digencarkan oleh pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di Papua.

"Pembangunan sudah ramai digencarkan pemerintah, fungsinya juga sudah jelas, artinya kita tinggal memanfaatkan apa yang sudah ada,"

Rabu, 13 Oktober 2021

Lama Tidak Terdengar, Aktivis KNPB Beralih Fokus ke Bisnis Kopi di Wamena

wrtsh papua


Part 1:

Kekayaan melimpah di tanah Papua sudah menjadi rahasia umum di Indonesia. Mulai dari barang tambang, hasil laut, keindahan panorama, hingga perkebunan yang menghasilkan biji kopi yang nikmat. Ada dua kawasan penghasil kopi terbesar di Papua, yaitu di Nabire dan Wamena.Kopi adalah bisnis berkonsep kemitraan yang tumbuh pesat di Indonesia. Seperti brand pendahulunya yakni Foodpedia & Pasta Kangen. 

Perkebunan kopi Papua di Wamena terletak di sepanjang lembah yang letaknya mengelilingi Kota Wamena, Lembah Baliem. Lembah tersebut letaknya ada di sisi timur Gunung Jayawijaya dengan panjang kurang lebih 80 km.

Kondisi ini dimanfaatkan oleh Steven Itlay Aktivis Komite Nasional Papua Barat setelah sekian lama menghabiskan harinya bersama organisasi KNPB, , yang sudah lama tidak terdengar kabarnya ditemui di Wamena merasa kaget Ketika disapa “Kakak Apa Kabar, Sudah Alih Profesi kah?” Steven yang saat itu tidak menduga langsung tersenyum sambil membalas “Kabar Baik” yang berusaha untuk  menyimpan kegugupannya.

Sebelumnya, kami ke wamena mencari informasi terkait kopi wamena yang akan kami angkat untuk dipromosikan, lewat salah satu warga yang juga kebetulan kerabat dari Steven Itlay menyebutkan kalau Steven Itlay (Aktivis KNPB) ada di disini (Wamena).

”Saat ini kaka Steven Itlay berada di Wamena, kaka dia sedang mengurus kebun kopi, mungkin keberadaan kaka Steven juga bisa diangkat karena selama ini yang kita ketahui kaka Steven sibuk dengan urusan KNPB, namun sudah 3 bulan terakhir ini dia berada di wamena, dan sibuk dengan Kopi,” Ungkapnya.

Keesokan harinya kami mencoba menemui Steven Itlay tanpa memberitahukan terlebih dahulu kepadanya, dan betul sekali Ketika kami bertemu dengan steven, dia apa adanya sedang berada di lahan kopi.

Lama bercerita dengan Steven, dia mengakui kaalu dirinya saat ini lagi focus kepada lahan kopi yang diolahnya di wamena, entah sampai kapan dirinya tidak tau, namun yang terpenting saat ini dirinya bisa memanfaatkan lahan kopi yang ada di wamena menjadi usahanya nanti.

Terungkap rasa penyesalan yang disampaikan oleh Steven “seharusnya dari dulu kita memanfaatkan sumber daya alam yang kita miliki ini, namun tida ada kata terlambat buat kita, kalau kita mau berubah dan melakukan kegiatan yang baik,” ungkap Steven.

Disinggung soal kegiatan KNPB, Steven saat ini tidak mau berkomentar soal KNPB, dirinya berpikir lebih baik kita membahas kegiatan yang bermanfaat bagi masa depan, baik untuk kita sendiri maupun anak-anak kita serta orang lain.

Steven berpesan, kalau bisa kita memanfaatkan kondisi alam kita menjadi peluang yang dapat memberikan arti bagi kehidupan kedepan, dari pada mengurus sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, lebih baik kita mencoba untuk mengurus kopi yang kita miliki, imbuh steven. 

bersambung (13/10/21)

Kemajuan Papua Terhambat Rayuan Setan Dua Organisasi Separatis

wrtsh papua


Perkembangan di Papua terjadi begitu pesat, semua semua akses dan fasilitas yang menunjang kesejahteraan bagi masyarakat di Papua telah dihadirkan. Menurut salah seorang tokoh pemuda Papua, hal tersebut harus mampu dijangkau untuk bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat di Papua.

“Menarik jika kita melihat perkembangan dan dinamukan yang terjadi di Papua, semua terjadi begitu pesat. Hal seperti ini yang harusnya sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Ali Kabiay dalam keterangannya.

Ali Kabiay menambahkan jika fasilitas penunjang di Papua juga terdorong berkat hadirnya Pekan Olahraga Nasional (PON) yang sedang berlangsung saat ini. dirinya menambahkan jika terselenggaranya PON juga memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat di Papua.

“Kita juga tidak bisa menutup mata kalau PON membawa berkah. PON juga membentuk pengalaman baru bagi masyarakat Papua. Kita semua tahu kalau saat ini masyarakat dikaryakan untuk mendorong bidang usaha mandiri. Artinya nadi-nadi ekonomi tumbuh mulai dari skala terkecil,”

Senada dengan Ali Kabiay, salah seorang tokoh senior Franz Korwa, sebelumnya juga mengungkapkan jika dinamika yang terjadi di Papua memperlihatkan dua sisi antara baik dan buruk. Korwa menjelaskan jika pada akhirnya masyarakat Papua sendiri yang akan memilih diantara keduanya.

“Pada akhirnya masyarakat yang akan memilih sendiri, antara baik dan buruk, juga kemauan berpikir maju kedepan atau hanya berdiam diri untuk terus mengingat sejarah buruk dimasa lalu,”

Korwa menyebutkan jika kelompok separatis seperti KNPB atau ULMWP adalah pihak yang menjerumuskan orang-orang Papua pada jurang kemunduran. Hal tersebut dikatakannya melihat kedua organisasi tersebut selalu menebar ketakutan bagi  masyarakat untuk terus melihat sisi buruk tentang Papua.

“Sebenarnya yang baik-baik itu sangat banyak, tapi kedua organisasi yang saya sebut tadi lebih memilih melihat Papua dalam perspektif buruk. Ini lah yang dinamakan meracuni orang Papua,”

Selasa, 12 Oktober 2021

Beredarnya Himbauan Ketua OPM, Agus Kossay: Siapa Yang Sebenarnya Akan Menggagalkan PON!

wrtsh papua


Perseteruan terus terjadi di melalui media sosial, ruang public dunia maya kembali menjadi wadah untuk saling serang antara Ketua OPM dengan Ketua KNPB terkait tuduhan siapa yang menjadi otak dari rencana menggagalkan atau mengacaikan PON Papua.

Setelah tertangkapnya penyelundupan senjata dari PNG oleh anggota KNPB di Pegunungan Bintang, terungkap adanya rencana menggagalkan PON di Papua, baik di Jayapura, Merauke maupun Timika. Pelaku yang tertangkap yang juga merupakan anggota KNPB Pegunungan Bintang menuturkan kalau senjata yang dibawanya berasal dari Jefry Bomanak.

Agus Kossay selaku Ketua KNPB Pusat membantah kalau dirinya terlibat dalam pembelian senjata dari Jefry Bomanak, Agus mengaku tidak tahu menahu keterlibatan anggotanya dalam penyelundupan senjata tersebut.

“Saya saja tidak tau kalau ada pembelian senjata oleh anggota KNPB, karena kalau membeli satu senjata api hanya menghabiskan dana ratusan juta, KNPB dapat dana dari mana?” ungkapa Agus saat dikonfirmasi oleh awak media pada 7 Oktober lalu.

Justru sebenarnya otak dari perencanaan menggagalkan PON adalah Ketua OPM yang melibatkan anggotanya, yang punya senjata selama ini siapa? KNPB bergerak melalui politik tidak membutuhkan senjata, jadi Jefry Bomanaklah yang punya rencana mengacaukan PON.

Rencana ini dikuatkan lagi dengan adanya himbauan atau pernyataan Jefry Bomanak selaku ketua OPM yang meminta untuk segera membubarkan PON sebelum penutupan, pernyataan ini beredar melalui whatsapp pada hari Minggu, 10 Oktober kemaren.

“Dari sini sudah terlihat jelas kalau dia (Jefry Bomanak) yang mempunyai rencana untuk mengganggu keberlangsungan PON, jadi kalau ada sesutau yang terjadi terhadap PON, maka Ketua OPMlah yang bertanggung jawab,” tuturnya.

Saling serang melalui media antara kedua petinggi perjuangan papua barat merdeka mulai dirasakan oleh anak buahnya, salah satu anggota KNPB yang berinisial JP melontarkan kalimat kepada Jefry Bomanak bahwa tertangkapnya anggota KNPB akibat dari ulah bodoh Ketua OPM.

Jefry Bomanak sangat tidak menghargai legalitas KNPB sebagai sayap perjuangan politik, sehingga Langkah keliru yang dilakukan Ketua OPM sangat merugikan KNPB, Ketua OPM telah menjebak anggota KNPB sehingga KNPB dianggap otak dari rencana menggagalkan PON.

Peristiwa di Yahukimo, Refleksi atas Provokasi KNPB terkait Kerusuhan di Wamena 2019

wrtsh papua


Kerusuhan di Dekai, Yahukimo (3/10) tercatat telah menewaskan enam penduduk setempat, mengakibatkan sejumlah bangunan terbakar, dan menyisakan trauma bagi ratusan warga. Tokoh senior Papua dalam keterangannya menyebut jika peristiwa tersebut memungkinkan adanya keterlibatan dari organisasi separatis KNPB.

Sem Kogoya mengatakan bahwa salah seorang pelaku yang merupakan pemimpin KNPB menjadi indikasi serius jika organisasi tersebut terlibat dalam kerusuhan yang terjadi. Selain itu dirinya meyakinkan jika sebelum kerusuhan terjadi, situasi di Yahukimo sudah memperlihatkan peningkatan terkait ancaman keamanan. (12/10)

“Bahkan sebelum kerusuhan, Yahukimo sudah ramai dengan kasus separatisme, dan lagi-lagi keterlibatan KNPB ada disana. Waktu itu Senat Soll ditangkat di markas KNPB, sekarang kerusuhan juga melibatkan tokoh KNPB,”

Kogoya dalam keterangannya mengungkapkan bahwa KNPB telah memanfaatkan situasi panas di Kabupaten Yahukimo untuk melancarkan aksi-aksi yang berujung pada timbulnya kekacauan.

“Bisa saja terlibat langsung, tapi kalaupun tidak terlibat secara langsung ada kemungkinan besar mereka (KNPB) sudah memanfaatkan situasi di Yahukimo. Mereka sengaja cari-cari untuk buat kerusuhan,”

Kogoya juga mengisyaratkan jika peristiwa di Yahukimo hampir mirip dengan kerusuhan yang terjadi di Kota Wamena pada tahun 2019 silam. Menurutnya kekacauan bermula akibat provokasi sehingga aksi pengrusakan bahkan tindak pembunuhan tidak bisa dihindari karena massa sudah beringas.

“Seperti di Wamena dulu, KNPB yang provokasi massa, akhirnya kerusuhan pecah. Kalau sudah begitu tidak ada lagi yang bisa tahan, mereka brutal semua,”

Senin, 11 Oktober 2021

Jayapura dan Wamena, Saksi Bisu Kebiadaban KNPB di Papua

wrtsh papua


Keterlibatan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam berbagai catatan terkait situasi di Papua dianggap oleh salah seorang pengamat sebagai aksi yang telah merugikan. Franz Korwa dalam keterangannya mengatakan kehadiran KNPB membentuk segmentasi yang dapat mengancam stabilitas keamanan.

Korwa menjelaskan jika seluruh elemen di Papua harus waspada dengan berbagai hasutan dan bujukan yang berasal dari KNPB atau berbagai organisasi turunan dan sejenisnya. Dirinya menambahkan utamanya bagi generasi muda yang rawan menjadi target.

“Harus ada kesadaran dari seluruh masyarakat itu sendiri, sama-sama kita yakini jika KNPB organisasi yang mengancam. Terutama untuk anak-anak muda, harus berani menolak ajakan, karena kalau sampai terjerumus, mereka sendiri yang akan rugi,”

Ditambahkan, oleh Korwa yang juga merupakan tokoh senior Papua tersebut bahwa KNPB sudah terkenal dengan aksi-aksi biadabnya. Barisan yang dipimpin oleh Agus Kossay tersebut sudah lama disorot sebagai aktor dari sejumlah kerusuhan yang terjadi di Papua.

“Fakta sudah membuktikan jika KNPB itu dalang dibalik kekacauan Papua. Kota Jayapura dan Wamena yang luluh lantah akibat kerusuhan menjadi saksi bisu bagaimana biadabnya orang-orang KNPB itu,”

Dilain tempat, Korwa bahkan menyebutkan jika KNPB di Kabupaten Maybrat sudah mampu menguasai senjata api dan bergerak untuk melakukan aksi pembunuhan. Korban yang berjatuhan tak hanya dari pihak militer Indonesia namun juga warga sipil setempat.

“Tidak bisa mengelak jika KNPB di Maybat adalah musuh nyata. Dalam dua tahun terakhir saja, eksistensi mereka sudah membuat Maybrat selalu bercucuran darah. Apalagi mereka sudah mempu menguasai senjata api,”

Oleh sebab itu Korwa menegaskan jika KNPB harus segera dihentikan kegiatannya. Hal yang kian krisis menurut Korwa adalah upaya KNPB menyasar generasi muda di Papua. Bahkan KNPB sengaja melibatkan kelompok muda yang mayoritas sebagai pelajar mahasiswa untuk mendongkrak kaderisasi dalam organisasi di wilayah-wilayah setingkat kabupaten.

Minggu, 10 Oktober 2021

Organisasi Separatis KNPB Meracuni Generasi Penerus di Papua

wrtsh papua


Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai organisasi separatis politik selalu membawa konflik bagi Tanah Papua. Berbekal simpatisan dari kalangan muda remaja, kelompok tersebut berpotensi menjadi ancaman keamanan yang nyata lewat aktivitas dan doktrin perlawanan terhadap negara.

Nerius Yoman sebagai salah seorang mahasiswa Papua yang aktif mengenyam pendidikan di Universitas Cenderawasih, Papua, mengungkapkan jika KNPB telah meracuni generasi penerus terutama bagi para mahasiswa. Dirinya juga mengungkapkan jika kehadiran organisasi separatis politik KNPB sudah kronis dalam memasuki wilayah-wilayah kampus. (10/10)

“KNPB sebagai organisasi yang menjadi ancaman sudah terlalu dalam masuk ke wilayah-wilayah kampus. Mereka melakukan aktivitasnya untuk terus meracuni generasi muda Papua, terutama bagi mereka para mahasiswa baru,”

Dalam praktiknya, para mahasiswa tidak pernah bisa menolak ajakan dari KNPB. Menurut Nerius hal tersebut lebih dipengaruhi pada upaya ancaman dan kekerasan yang akan diterima para mahasiswa ataupun pelajar nantinya.

“Ini sudah menjadi rahasia umum, mahasiswa mau tidak mau harus ikut terlibat dalam aktivitas KNPB. Mereka tidak bisa menolak karena pasti nanti akan mendapatkan ancaman, atau setidaknya mereka akan dikucilkan dalam lingkungannya,”

Nerius menegaskan jika dirinya tidak setuju dengan aksi KNPB yang mencampuri urusan pendidikan para mahasiswa di Papua secara menyeluruh. Dirinya melihat jika eksistensi KNPB hanya menghadirkan kegaduhan dan tidak memberikan dampak positif bagi kemajuan Papua.

“Ya, masalah ini saya sama sekali tidak setuju dengan KNPB. Urusan para mahasiswa itu hanya belajar dan belajar, bukan teralihkan untuk menghidupi organisasi yang tidak ada kaitannya dengan proses belajar. Sejatinya mereka (KNPB) sudah menghambar kemajuan bagi Papua,”

KNPB dianggap Nerius sebagai momok yang merugikan, terkait hal tersebut, dirinya mengungkapkan kegelisahannya agar dapat dilakukan Langkah strategis untuk segera membubarkan KNPB yang hanya menghadirkan konflik dan tidak memberi nilai manfaat.

“Apapun caranya, langkah-langkah strategis harus dilakukan oleh negara untuk menghentikan aktivitas KNPB terutama yang berada di lingkungan kampus. Bubarkan saja, karena mereka tidak memberi manfaat,”

Sabtu, 09 Oktober 2021

Jefry Bomanak: Ketua KNPB Jangan Asal Bicara

wrtsh papua


Adanya tuduhan KNPB terhadap Jefry Bomanak Yang akan mengacaukan PON di Papua, selaku Ketua OPM dirinya membantah tuduhan miring tersebut.

"Sebelumnya tersebar di media sosial tuduhan Agus Kossay selaku Ketua KNPB Pusat yang mengatakan penangkapan anggota KNPB dan anggota Tpnpb Pegunungan Bintang didalangi oleh Jefry Bomanak"

Jeffry Bomanak diketahui menyelundupkan senjata api melalui kabupaten pegunungan bintang dengan memanfaatkan KNPB dan TPNPB Pegunungan Bintang.

Dimana Hasil pemeriksaan terhadap pelaku disampaikan Kabid Humas Polda Papua beberapa waktu lalu, bahwa senjata tersebut dikirim oleh Jeffry Bomanak kepada KNPB untuk mengganggu jalannya PON.

Jeffry menyebutkan kalau sebelumnya dirinya dihubungi oleh Agus Kossay untuk diminta mencarikan senjata sebanyak 5 pucuk, ditanya untuk apa senjata tersebut Agus Kossay tidak mau menjelaskan, hanya minta untuk menyiapkan senjata.

Namun, setelah tertangkapnya senjata oleh aparat militer Indonesia di pegunungan bintang, beredar isu kalau Agus Kossay menuduh dirinya yang menyelundupkan senjata ke Papua untuk mengacaukan PON di Papua.

"Itu tidak benar, Agus Kossay sendiri yang meminta dirinya untuk mengirimkan senjata, dia jangan asal bicara di media, ini sama saja menjatuhkan saya selaku ketua OPM."

Jeffry menjelaskan senjata yang dibelinya dari PNG sampai sekarang belum dibayar oleh Agus Kossay, sebaliknya dirinya dituduh untuk mengacaukan PON Papua. Seharusnya senjata tersebut tidak diberikan selain kepada TPNPB, namun kami berikan karena Agus memaksa dengan alasan perjuangan. 

Setelah terungkapnya tujuan Agus Kossay meminta senjata kepada saya, sekarang Agus melarang KNPB untuk tidak mengganggu jalannya PON, itu bukan berarti karena senjata yang diminta Agus tertangkap aparat, tetapi kabar di kalangan KNPB menyebutkan kalau Ketua KNPB tersebut telah menerima dana dari pejabat PON.

Bisa jadi dana itu diberikan kepada Agus Kossay untuk menjaga PON tetap berjalan dengan baik, tidak ada gangguan dari KNPB.

Kalaupun nanti ada gangguan terhadap pelaksanaan PON di Papua, maka bisa saja itu dilakukan oleh kelompok KNPB yang tidak terima dengan kepemimpinan Agus Kossay yang sudah makan uang indonesia.

Sumber: media OPM (09/10/21)

Kerusuhan di Yahukimo Tak Terlepas Campur Tangan KNPB

wrtsh papua


Kepolisian menetapkan 24 orang sebagai tersangka atas kericuhan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo. Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri dalam keterangannya juga mengatakan jika jumlah tersebut masih akan terus bertambah mengingat masih adanya pelaku dalam status pengejaran. (9/10)

“masih ada aktor utam ayang belum ditangkap, saya sudah perintahkan kepada Kapolres untuk segera menangkap. Ada juga aktor intelektualnya,” 

Kapolda dalam penuturannya menyayangkan aksi kerusuhan yang menyasar bangunan ibadah dan rumah-rumah warga, termasuk rumah pendeta yang habis dibakar massa.

"Saya sudah melihat langsung Gereja GIDI yang jadi sasaran pertama penyerangan dan ada empat rumah yang dibakar termasuk rumah pendeta. Di tempat ini lah korban-korban pertama (jatuh), baik meninggal maupun yang luka,"

Menurut salah seorang pengamat Papua, Johan RUmbino dirinya menyebut jika kerusuhan di Yahukimo tidak bisa terlepas dari keterlibatan organisasi KNPB. Hal tersebut diungkapkannya mengingat dari sejumlah pelaku yang ditangkap, terdapat nama Ruben Wakla yang merupakan tokoh KNPB Yahukimo.

“Saya dapati informasi tentang keterlibatan Ruben Wakla dalam aksi penyerangan di Yahukimo, saya bisa pastikan kalau KNPB punya keterlibatan disana,”

Johan menambahkan jika aksi-aksi KNPB di Papua tak ubahnya sebuah organisasi separatis yang terus-menerus menumbuhkan konflik berkepanjangan di Papua. Dirinya menilai jika keberadaan KNPB sudah membuat keresahan bagi masyarakat secara umum.

“Memang KNPB hanya menciptakan konflik di Papua, parahnya konflik itu pasti terus berkepanjangan. Disaat orang-orang Papua mau beranjak menjadi lebih baik, KNPB akan terus menghambat. Jadi mereka lah sumber keterbelakangan di Papua,”

Jumat, 08 Oktober 2021

Anggota KNPB Beberkan Aksi Terselubung Agus Kossay Usik PON Papua

wrtsh papua


Perhelatan event akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke dua puluh yang diselenggarakan di Papua menuai banyak pujian dari seluruh Indonesia. Meski demikian salah seorang anggota KNPB membocorkan sejumlah sisasat dari kelompoknya untuk mengganggu pelaksanaan PON.

“KNPB punya agenda lain karena PON ini berjalan, mereka (petinggi-petinggi) merasa kalau PON ini memang menjadi ancaman, khawatir kalau perjuangan menjadi terkikis,”

AK sebagai salah seorang anggota KNPB Numbay dalam keterangannya mengatakan jika rencana tersebut diminta langsung oleh Ketua Umum Pusat Agus Kossay. Dirinya juga mengaku sudah dilakukan serangkaian pertemuan membahas aksi tersebut.

Meski sebelumnya banyak ditemukan pernyataan Agus Kossay yang tidak mau mengganggu jalannya PON, namun dalam kenyataannya semua terbalik. AK menduga hal tersebut sebagai upaya Agus Kossay agar tidak terlalu mengundang perhatian.

“Sudah beberapa kali Ketua melakukan pertemuan untuk membahas agenda ini. Jadi apa yang sebelumnya banyak dipublikasi media itu tidak semuanya benar. Ketua menyembunyikan poin-poin lainnya agar tidak menarik perhatian,”

AK bahkan mengaku jika ada kemungkinan Agus Kossay dan KNPB akan turut melibatkan kelompok bersenjata dalam melancarkan aksinya.

“Mungkin Agus Kossay merasa kalau suaranya tidak cukup didengar, makanya dia minta bantuan juga ke TPNPB. Menurut saya hal-hal semacam ini yang tidak boleh terjadi karena melenceng dari misi organisasi yang menjunjung tinggi kedamaian,”

Atas ramainya kabar dan rencana yang dilakukan oleh Agus Kossay dengan membawa nama KNPB, dirinya mengaku khawatir jika nama baik KNPB justru rusak dan akhirnya dicap sebagai organisasi pemberontak. Jika hal tersebut benar terjadi, maka agenda KNPB secara menyeluruh akan terganggu dan tidak bisa berjalan dengan baik.

Kamis, 07 Oktober 2021

Netizen Berdoa Untuk Victor Yeimo “Lekas Membaik dan Sadar Untuk Melayani Tuhan"

wrtsh papua


Netizen mendoakan kesembuhan juru bicara internasional KNPB (Komite Nasional Papua Barat), Victor Yeimo pada Rabu (6/10/2021) kemarin. Victor saat ini masih menjalani proses perawatan di Rumah Sakit Jayapura.

”Bapa yang Kami Sembah di Dalam Nama Tuhan Yesus, Kami juga Mendoakan Sodara Kami Victor Yeimo agar Beliau dapat Kembali ke Jalan yang Benar serta Beriman KepadaMu dan MelayaniMu dengan Hati yang Baru untuk Menjadi Pemuda Papua yang Baik kepada Bangsa Indonesia terlebih Khusus Tanah Papua.*

Itulah salah satu doa yang sampaikan oleh netizen melalui akun facebooknya (@Maria) untuk Viktor Yeimo. “Mendengar kabar Victor Yeimo, @Maria mengajak mari kita doakan beliau lekas sembuh.,” tulis Maria lewat akun @Maria.

Selain akun @maria, akun @Nugroho juga ikut memberikan doa untuk kesembuhan Victor Yeimo “Tuhan di Saat ini Saudara Kami Viktor Yeimo sedang sakit, Berikan dia kesembuhan dan Kesehatan.”

Inilah Doa lengkap untuk Victor Yeimo yang disampaikan oleh Maria:

"Selamat Pagi, Tuhan Yesus

Kembali Lagi Kami Anak-anakMu ke HadapanMu seraya Mengucap Syukur dan Berterima Kasih atas Berkat Anugrah dan PenyertaanMu, Engkau masih Berada Bersama-sama dengan Kami Hingga Saat Ini Bapa.

Bapa yang Kami Sembah didalam Nama Tuhan Yesus, Bapa di Saat ini Kami Mendoakan Saudara Kami Viktor Yeimo yang mengalami sakit penyakit, Bapa Engkau Tuntun dan Angkat Segala Penyakit serta Berikan dia kesembuhan dan Kesehatan serta Umur yang Panjang sehingga kita dapat bertemu kembali dengan Saudara Kami, Viktor Yeimo Bapa.

Bapa, Kami juga Mendoakan Sodara Kami Victor Yeimo agar Beliau dapat Kembali ke Jalan yang Benar serta Beriman KepadaMu dan MelayaniMu dengan Hati yang Baru untuk Menjadi Pemuda Papua yang Baik kepada Bangsa Indonesia terlebih Khusus Tanah Papua.

Bapa Yang Baik, Saat ini Kami serahkan Seluruh Permohonan Kami kepadaMu, biarkan Engkau yang bekerja Seturut dengan KehendakMu Saja Bapa, Hanya ini Doa dan Ungkapan Syukur Kami, Ampuni Salah dan Dosa Kami, Baik Dosa Pikiran, Perkataan Maupun Perbuatan.

Terima Kasih Tuhan Yesus

AMIN."

Rabu, 06 Oktober 2021

Tokoh Agama Sebut KNPB Aktor Kerusuhan di Papua, Penyerangan Gereja dan PON jadi Perhatian

wrtsh papua


Masa depan Papua ada ditangan generasi mudanya. Hal tersebut dikatakan oleh tokoh agama Pdt. Pilemon Gobay, yang mengaku merasa sedih sekaligus miris dengan situasi di Papua terkait ramainya aksi kekerasan.

Pdt, Pilemon dalam keterangannya mengisyaratkan bahwa kedamaian di Papua telah dirusak oleh kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok. Dirinya bahkan menyebutkan organisasi KNPB sebagai salah satu sumber permasalahan yang terjadi di seluruh antero Papua.

“Saya ikuti bagaimana perkembangan di Papua ini terjadi. Mau dari sisi politiknya, kesejahteraannya, dan semua yang berkaitan dengan masayarakatnya. Tidak bisa dipungkiri juga jika KNPB menjadi salah satu faktor ancaman itu terjadi,”

Sebagai tokoh keagamaan, Pdt. Pilemon meminta kepada generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajaran-ajaran KNPB yang selalu menyiggung kekerasan dan perlawanan. Dirinya mencoba meyakinkan jika kehidupan damai akan lebih menguntungkan.

“Lebih baik kita Bersama-sama menjaga kerukunan dan hidup dalam kedamaian. Para mahasiswa ataupun seluruh pemuda masih memiliki perjalanan hidup yang Panjang, maka persiapkanlah dengan baik. bekali diri dengan ilmu yang bermanfaat,”

Menurut Pdt. Pilemon, organisasi KNPB akan menjerumuskan masa depan para generasi penerus Papua. Dirinya mengatakan jika pengaruh KNPB hanya menghambat proses kemajuan di tanah Papua.

“Mari Bersama-sama membangun Papua in menjadi lebih baik lagi, jangan sampai kita sibuk dan akhirnya terjerumus ke organisasi seperti KNPB. Saya pastikan tidak ada masa depan yang jelas jika sudah sibuk untuk hal itu,”

Bahkan Pdt. Pilemon menyinggung aksi penyerangan di Gereja GIDI Dekai yang diketahui ada keterlibatan dari organisasi KNPB.

“Semua hanya dimanfaatkan oleh KNPB. Peristiwa terakhir di Gereja GIDI Dekai juga demikian, ibadah sedang berlangsung, tapia da sekelompok orang yang tiba-tiba melakukan penyerangan. Ini sudah diluar batas, tidak benar melakukan aksi seperti itu,”

Aksi KNPB dalam mengganggu jalannya PON yang sedang terlaksana juga mendapat perhatian dari Pdt. Pilemon.

“Pada dasarnya KNPB memang organisasi yang patut dijauhi. PON adalah acara besar yang sudah bisa membangkitkan jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap Papua. Harusnya hal semacam ini diapresiasi, namun KNPB justru mencoba untuk merusaknya,”

Selasa, 05 Oktober 2021

Agus Kossay Taruhkan KNPB Jika Terbukti Gagalkan PON

wrtsh papua


Maraknya kabar dalam aksi penggagalan PON oleh kelompok KNPB rupanya justru memantik kemarahan Agus Kossay. Sebagai ketua Umum KNPB Pusat, dirinya tegas menolak tuduhan tersebut. Menurut Kossay PON bukan agenda serius yang harus digagalkan dalam masa perjuangan pembebasan Papua.

“PON itu agenda sebentar saja tidak sampai satu bulan, buat apa kita sibuk memikirkan hal itu. Saya tegaskan jika KNPB tidak boleh ada yang terlibat dalam aksi penggagalan PON,”

Agus kossay yang mengaku jika dirinya susah payah membangun citra KNPB sebagai organisasi anti kekerasan. Namun saat ini seakan dijatuhkan karena harus berbenturan dengan tuduhan dalam upaya penggagalan PON.

“Saya membangun KNPB, saya jaga reputasi organisasi ini. KNPB sejak awal berdirinya sudah anti kekerasan, tapi dengar kabar seperti ini tentu saya sangat marah,”

Bahkan Agus Kossay melontarkan kalimat untuk bertaruh seandainya KNPB terbukti melakukan aksi kekerasan untuk menggagalkan penyelenggaraan PON Papua.

“Kalau memang begitu, saya siap taruhkan KNPB, kepada aparat keamanan langsung saja tangkap dan adili mereka jika ada anggota KNPB yang melakukan aksi penggagalan PON. Saya berani bilang begini karena memang tidak ada orang KNPB yang mau gagalkan PON,”

Agus kossay mengatakan jika upaya penggagalan PON adalah aksi yang sia-sia. Terlebih dirinya melihat jika Jayapura hanya wilayah kecil yang tidak akan memberikan dampat besar atas perjuangan Papua.

“Kalau memang PON terganggu, itu bukan selamanya. Hanya hitungan hari bahkan mungkin dalam jam semua sudah kembali normal. Kami tahu medan, kami paham kekuatan aparat yang ada. Jayapura ini kecil saja, kalau mau bikin aksi itu tidak akan memberikan dampak,”

PON Papua Sukses dan Diapresiasi, KNPB Gusar Coba Ganggu Pelaksanaannya

wrtsh papua


Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai perhelatan akbar diapresiasi sejumlah tokoh Papua. Berbagai ucapan serta dukungan mengalir selama berlangsungnya kompetisi olahraga terbesar se-Indonesia tersebut.

Titik balik kemajuan di Papua yang sukses menyelenggarakan PON, telah membuat kelompok anti pemerintah menjadi gusar. Hal tersebut diungkapkan Agustinus R yang melihat dari aksi-aksi mahasiswa dan KNPB untuk mencoba mengganggu pelaksanaan PON.

“Tidak ada kaitannya gelaran PON untuk menutup pelanggaran HAM. Orang-orang di KNPB itu pemikiran sudah terlalu sempit. Mereka memang mau mengganggu jalannya PON, mau membuat kekacauan sebagai bentuk kegusaran,”

Segala cara dilakukan oleh KNPB untuk mengungkit permasalah di Papua. Agustinus menjelaskan jika isu-isu hoaks terkait permasalahan Papua muncul setelah pembukaan PON berhasil dilaksanakan dengan begitu meriahnya.

“Mereka membuat kabar hoaks, tentang pengungsian, tentang rasis, atau militerisme. Semua itu dilakukan karena khawatir kemegahan PON akan membuat KNPB mati kutu. Kalau memang seperti itu, artinya secara tidak langsung KNPB mengakui jika PON sukses terlaksana,”

Agustinus juga menjelaskan bahwa PON ke dua puluh sudah berhasil membuktikan jika Papua adalah wilayah yang terus bergerak maju. Dirinya pun mengungkit kisah kedekatan seorang Presiden dengan rakyatnya dalam sela-sela kunjungannya di Kota Jayapura.

“Papua sudah diakui seluruh Indonesia, semua mata sedang tertuju ke Papua lewat penyelenggaraan PON. Hari ini adalah bukti jika Papua sudah bergerak semakin maju,”

"Kelompok separatis seperti KNPB tentu akan menolak kebijakan pemerintah meskipun berdampak baik bagi masyarakat Papua. Padahal kita semua tahu kalau orang Papua senang dengan adanya PON ini, momen kedekatan seorang Presiden dengan rakyatnya benar-benar terjadi,"

Agustinus mengatakan jika PON juga memberi dampak atas bangkitnya kemajuan dari sejumlah aspek pada lapisan masyarakat, hal tersebut tumbuh atas dibangunnya sarana/prasarana infrastruktur dalam menunjang pelaksanaan PON.

"Banyak hal yang akhirnya dibangun oleh pemerintah, meski saat ini dikhususnya demi kesuksesan PON, namun banyak aspek di masyarakat yang mulai tergugah. Masyarakat juga proaktif mendukung kemajuan yang terjadi, bidang usaha ataupun biro jasa milik masyarakat terlihat mulai tumbuh,"

Agustinus lantas menegaskan jika problematika yang selalu dimunculkan oleh KNPB sebagai organisasi separatis tidak perlu ditanggapi secara serius, sebab hal itu hanya akan mengundang konflik yang tidak berguna. Lebih baik seluruh elemen di Papua berfokus untuk mengangkat wilayah ini menjadi maju dan lebih baik.

Sabtu, 02 Oktober 2021

Agus Kossay Sebut Jeffrey Bomanak Lebih Baik Pergi dan Fokus Bermain Facebook

wrtsh papua


Perjuangan dalam pergerakan pembebasan Papua diketahui punya banyak versi. Salah satunya oleh Jeffrey Bomanak. Dalam aksi-aksi yang dilakukan, Jeffrey selalu mengklaim diri sebagai Ketua Organisasi Papua Merdeka (OPM). Namun hal tersebut nyatanya tidak disukai oleh sejumlah pihak.

Agus Kossay sebagai Ketua KNPB Pusat, dalam keterangan menyebutkan jika Jeffrey Bomanak adalah personal yang jika dibiarkan berlarut-larut akan mengganggu perjuangan Papua. Hal tersebut disampaikannya melihat aksi Jeffrey Bomanak sibuk untuk mencari nama untuk kepentingannya sendiri.

“Orang-orang seperti Jeffrey itu tidak bisa dibiarkan, perjuangan nanti akan terganggu. Jadi kita harus lawan, dengan bagaimana pun caranya. Karena dia sudah menjual arti perjuangan untuk kepentingannya sendiri,”

Agus Kossay sebagai salah seorang tokoh dalam perjuangan di Papua juga mengatakan jika Jeffrey Bomanak tidak memiliki kontribusi nyata terhadap Papua.

“Sampai sekarang apa saja yang sudah dikerjakannya? Sama sekali tidak ada. Dia Cuma bisa sembunyi di markas, kalau tidak dia akan berlibur ke PNG (Papua Nugini). Perjuangan masih berjalanan,”

Atas sentimentalnya terhadap Jeffrey Bomanak, Agus Kossay yang menyebutkan dekat dengan Juru Bicara Sebby Sabom mengaku sempat marah ketika mendengar kabar jubir tersebut dirampok oleh sejumlah orang. Hal tersebut diketahui sebab perampok yang dimaksud adalah kelompok Jeffrey Bomanak.

“Dia juga pernah merampok Sebby Sambom. Ini apa maksudnya? Sesame pejuang tapi mau menjatuhkan. Makanya sampai sekarang tidak ada yang suka dengan dia. Jeffrey itu manusia yang tidak bisa dipercaya, dia juga suka korupsi uang-uang,”

Agus menambahkan jika kerja dari Jeffrey Bomanak hanya akan menyusahkan perjuangan pembebasan Papua. Dirinya bahkan menyebut jika Bomanak lebih pantas untuk meninggalkan Papua dan menikmati hari-harinya dengan bermain facebook.

“Hobinya kan hanya bermain facebook, sudah, lebih baik kamu itu pergi dari Papua. Perjuangan ini tidak membutuhkan orang-orang sepertimu. Jeffrey Bomanak itu pengkhianat,”

Jumat, 01 Oktober 2021

Manfaat Dan Keuntungan PON XX Bagi OAP Apa?

wrtsh papua


Merespon Tanggapan Ones Suhuniap

Bagi orang papua kehadiran Pekan Olah Raga Nasional di Papua sangat disambut baik kecuali bagi orang-orang yang berseberangan dengan pemerintah seperti kelompok KNPB dan TPNPB-OPM, kelompok inilah yang selalu menciptakan gangguan serta penyebaraan Hoax terkait PON.

“Seperti yang kita ketahui release dari Polda Papua bahwa ada indikasi kelompok ini mengganggu berjalannya PON.”

Bertolak belakang dengan masyarakat papua pada umumnya mereka merasakan manfaat dari PON tersebut. Mulai dari banyak fasilitas olahraga baru yang dibangun, hingga publikasi gratis terhadap keindahan Papua. Sehingga Bumi Cendrawasih makin dikenal oleh netizen di seluruh dunia.

”Bahkan masyarakat dapat berkesempatan memperkenalkan budaya-budaya dan pariwisata yang ada di Papua”

Menanggapi pernyataan Ones Suhuniap selaku juru bicara knpb terkait apa manfaat PON di Papua? Perlu saya sejaskan bahwa yang pertama adalah anda (Ones Suhuniap) tidak ada urusan dengan PON, tetapi mengapa anda (KNPB) mencoba mengganggu berjalannya PON!

Kedua, anda hanya membangun opini dari sudut pandang anda sendiri sebagai kelompok yang melawan pemerintah, kalau anda menyadari bahwa PON tidak ada urusan dengannya anda, maka saya minta tutup mulut saja dan stop bangun provokasi serta hoax di media.

Saya sampaikan bahwa PON adalah Pesta Rakyat Yang Perlu Diamankan demi berlangsungnya PON yang nyaman, kehadiran aparat keamanan dipertaruhkan hanya untuk menjaga marwah dan martabat orang papua sebagai tuan rumah.

“Dimana-mana pelaksanaan PON sebelumnya pasti diamankan dengan melibatkan pasukan baik dari TNI maupun Polri, bahkan Asian Game pun lebih lebih extra lagi yang melibatkan pasukan-pasukan khusus yang jumlahnya beribu-ribu, tujuannya hanya untuk menjaga martabat sebagai tuan rumah dan menjaga keamanan dari adanya gangguan-gangguan keamanan.”

Ini perlu dipahami untuk kita semua, terutama Ones Suhuniap (KNPB) dan kelompok-kelompok ataupun oknum yang berseberangan dengan NKRI, bahwa PON bermanfaat bagi orang-orang yang berpikiran baik saja, tidak bermanfaat bagi orang-orang yang berpikiran kotor.

“Salam Cerdas Untuk KNPB”

Johan Rumbino (Pengamat Papua)

Jumat, 01/10/21