Kamis, 14 Oktober 2021

Tidak Mau Maju, Simpatisan KNPB/ULMWP Sibuk Jual 'Papua'

wrtsh papua


Gerakan separatisme di Papua tak hanya menyoal tentang aksi perlawanan bersenjata, melainkan juga terkait propaganda politik yang dibangun oleh para simpatisan.

Hal tersebut yang akhirnya menimbulkan opini negatif terkait situasi Papua, padahal kehidupan di Papua tak jauh berbeda dengan aktivitas masyarakat lainnya di seluruh Indonesia.

Menurut pengamatan Papua, Franz Korwa menyebutkan ada kecenderungan dari simpatisan untuk mengikuti karakteristik dari pemimpinnya. Maka tak heran sebab para aktor penting gerakan separatisme selalu menjual segala hal yang berkaitan dengan Papua untuk kepentingan pribadinya masing-masing.

"Itu yang tergambar saat ini, melihat bagaimana para pemimpin itu selalu menjual nama Papua, maka sampai akar rumput dan pengikutnya ya seperti itu. Hanya saja, buat mereka yang dibawah tidak mendapat keuntungan. Ini namanya mereka sedang dibodohi,"

Korwa menambahkan jika aksi-aksi yang dipertontonkan oleh aktor separatisme seperti KNPB ataupun ULMWP tidak akan memberi kemajuan bagi Papua. Dirinya justru merasa miris karena kelompok tersebut hanya mengungkit masalah lampau dan tidak bisa memberi solusi tepat.

"Selalu mereka berpandangan tentang masa lalu yang kelam, padahal dunia ini sudah berkembang, kita ini semua kan mau maju. Peribahasa katak dalam tempurung, ya itu lah mereka,"

Korwa menjelaskan bahwa orang-orang yang berada di KNPB atau ULMWP telah menghabiskan waktu hidupnya dengan sia-sia. Mengingat pembangunan yang masif di Papua sudah digencarkan oleh pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di Papua.

"Pembangunan sudah ramai digencarkan pemerintah, fungsinya juga sudah jelas, artinya kita tinggal memanfaatkan apa yang sudah ada,"

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar