Selasa, 21 September 2021

Veronica Koman sebagai Aktivis Kemanusiaan Sesat, Pengaruhnya Merusak Generasi Papua

wrtsh papua


Sepak terjang Veronica Koman yang mengklaim diri sebagai aktivis Hak Asasi Manusia yang membela orang-orang Papua nyatanya ditentang oleh orang Papua itu sendiri. Salah seorang figur publik anak muda Papua, Olvah Alhamid menyeru jika Veronica Koman hanya sedang berdalih sebagai aktivis dan tidak sedang memperjuangkan hak orang Papua.

Dalam media sosial twitternya, @olvaholvah dirinya mengaku jika orang Papua adalah pribadi yang yang baik, damai dengan kasih sayang serta perhatian terhadap sesama. Namun pengaruh luar sudah membuat Papua terpecah-belah.

“Mereka yang punya kepentingan itu sedang mempengaruhi orang Papua, ini akan merugikan orang Papua sendiri. Jangan mau diperalat dengan segelintir orang,”

Olvah dalam kehidupannya selalu menentang aksi separatisme yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) karena dianggap telah meracuni generasi Papua dengan simbol-simbol kekerasan atas perlawanan. Mirisnya hal itu juga yang sedang digemborkan oleh Veronica Koman, menurut Koman aksi perlawanan seakan lumrah terjadi disebabkan catatan sejarah yang dipercayainya.

“Banyak pihak yang akan datang dan coba mempengaruhi kita, memprovokasi keadaan. Kita jangan malas membaca, kalau tidak tahu maka tanyakan kepada orang yang tepat. Jangan sesekali terpengaruh opini yang hanya akan merugikan kita sebagai orang Papua,”

Olvah juga menambahkan jika hak asasi manusia harus dijunjung tinggi, sehingga dirinya meminta kepada Veronica Koman untuk berhenti meremehkan kehidupan orang lain. HAM adalah hak yang melekat bagi seluruh orang, bukan hanya bagi orang Papua.

“HAM melekat bagi setiap orang, saya punya hak dan anda juga punya hak. Peristiwa penyerangan nakes di Kiwirok mengapa Veronica tidak menggebu-gebu bersuara seperti jika orang Papua yang mendapat tindak kekerasan?”

Olvah menegaskan jika tidak semua orang Papua ada dipihak Veronica Koman yang mendukung aksi separatisme, dirinya mengatakan jika makna perjuangan bukan berarti merampas kehidupan orang lain.

“Saya bersuara atas nama kemanusiaan yang Veronica Koman tidak punya itu. Maka stop menjual Papua atas nama perjuangan padahal yang dilakukan adalah merampas hak hidup seseorang. Veronica Koman harus tahu makna perjuangan itu bukan berarti membunuh,”

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar