Senin, 27 September 2021

Tokoh Agama Kecam KKB atas Aksi Teror di Hari Minggu

wrtsh papua


Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua adalah organisasi separatis yang selalu menciptakan ketakutan akibat aksi teror yang dilakukan. Kelompok ini juga dianggap tidak merepresentasikan perjuangan bagi Papua karena aksi biadabnya hanya akan menghambat proses pembangunan dan terus merusak kesejahteraan di Papua. 

Menurut Pdt. Nason Gobay sebagai tokoh gereja di Kabupaten Mimika, aksi penembakan yang dilakukan KKB hingga menewaskan aparat keamanan pada hari Minggu 26 September lalu adalah bentuk penentangan atas hukum Tuhan. (27/9)

Dikatakan oleh Pdt. Nason Gobay bahwa hari Minggu seharusnya menjadi hari dimana seluruh umat berbondong-bondong ke gereja untuk beribadah. Terlebih di Papua, hari Minggu adalah sebuah hari yang sakral dan dihormati.

“Hari Minggu adalah waktu yang sangat dihormati oleh seluruh orang di Papua. Kabar tentang aksi penembakan yang dilakukan KKB kemarin itu adalah bentuk penentangan terhadap hukum Tuhan dan moyang bangsa Papua,”

Pdt. Nason menambahkan jika seharusnya hari Minggu harus diisi dengan kedamaian dan saling mengasihi, bukan menebar teror yang akhirnya hanya akan menimbulkan ketakutan dan kesedihan.

“Hari Minggu saya tercoreng aksi yang akhirnya membuat saya berduka, padahal hari Minggu seharusnya menjadi hari yang penuh kasih dengan segala berkat yang sudah diberikan oleh Tuhan,”

Menurut Pdt. Nason, bahwa jangan pernah ada anggapan untuk mendukung aksi KKB di Papua. Dirinya meyakinkan jika kelompok tersebut tidak sedang memperjuangkan suara orang Papua. Tokoh gereja tersebut justru menilai jika KKB hanya beraksi atas kepentingan dari segelintir kelompok yang akhirnya telah mengorbankan banyak kepentingan orang Papua sendiri.

“Mereka ada hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, karena tidak semua orang Papua sepakat dengan aksi-aksi biadab yang terus dilakukan. Lihatlah ada berapa banyak orang Papua yang akhirnya harus mengalah karena permasalah KKB ini tidak kunjung selesai,”

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar