Jumat, 03 September 2021

Kabar Penangkapan Pimpinan KKB, Tokoh Masyarakat Turut Tolak Setiap Aksi Separatisme di Yahukimo

wrtsh papua


Salah seorang pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang juga merupakan DPO kasus separatisme di Yahukimo berhasil ditangkap Kepolisian. Penangkapan tersebut terjadi pada 2 September (kemarin) di Jl. Samaru, Dekai, Yahukimo.

Senat Soll alias Ananias Yalak yang merupakan pimpinan KKB Yahukimo baru-baru ini telah menggegerkan publik dengan aksi biadabnya membakar dua pekerja PT. Indo Papua yang tengah menyelesaikan pembangunan jembatan untuk jalan trans Papua.

Robi Silak sebagai tokoh masyarakat Yahukimo menanggapi baik penangkapan terhadap Senat Soll, dirinya menyebutkan jika upaya tegas aparat cukup membuat masyarakat Yahukimo menjadi tenang dan tidak takut atas ancaman-ancaman yang sering dilakukan KKB.

“Kami masyarakat Yahukimo sangat senang dengan kabar ini. TNI Polri harus tegas, tangkap semua itu KKB. Setelah kejadian terakhir itu (pembunuhan dua pekerja PT Indo Papua) kami takut beraktivitas, tidak ada masyarakat yang berani jauh-jauh dari kota,”

Senat Soll yang juga sebagai aktor dalam pembunuhan Staff Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tahun Agustus tahun 2020, dikatakan Robi telah mengganggu kenyamanan masyarakat. 

“Senat Soll, dia itu sangat mengganggu. Masyarakat disini sudah berulang kali mendapat ancaman sampai teror pembunuhan, padahal kita ini masyarakat sipil tidak tahu masalah. Memang sudah mengganggu jadi kami senang dengar kabar dia ditangkap,”

Selain itu Robi melihat jika aksi separatisme bukan hanya dilakukan oleh gerombolan KKB Senat Soll, pihaknya menyadari jika aksi-aksi organisasi KNPB juga menjadi salah satu bentuk ancaman keamanan di wilayah Yahukimo.

“Saya berharap lagi kalau KNPB itu juga bisa ditindak tegas, mereka juga salah satu sumber penyakit (faktor ancaman keamanan) di Yahukimo. Kami orang-orang tua tidak suka dengan mereka yang selalu membuat kekacauan atau melakukan provokasi,”

Robi menambahkan jika Yahukimo adalah wilayah yang menjunjung tinggi adat kebersamaan dan menolak segala bentuk kekacauan/kekerasan. Oleh sebab itu dirinya berharap besar agar embrio-embrio kekerasan yang dibawa oleh kelompok separatis bisa dimusnahkan.

“Jangan membuat Yahukimo ini menjadi daerah merah, kami orang adat menjaga Yahukimo ini dalam damai. Sudah seharusnya aksi kekerasan atau ancaman dari kelompok separatis itu harus dihilangkan dari sini,”

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar