Kamis, 23 September 2021

Dunia Internasional Harus Paham Keterlibatan Victor Yeimo sebagai Aktor Kerusuhan Papua

wrtsh papua


Kondisi Kesehatan yang dialami Victor Yeimo dalam beberapa hari terakhir sudah dinyatakan pulih, itu artinya Victor bersiap untuk melanjutkan proses hukumnya yang sebelumnya sempat tertunda. Pihak RSUD Jayapura telah mengkonfirmasi jika penyakit yang dialami Victor bukan permasalahan serius.

“Sudah sepenuhnya sehat, penyakit yang dialami juga bukan permasalahan yang cukup serius. Ini hanya pengaruh dari gaya hidup Victor saja,”

Terkait hal tersebut, justru banyak kabar miring yang tak jarang menciptakan kegaduhan. Menurut tokoh Senior Papua, Agustinus R mengatakan jika kasus Victor Yeimo penuh dengan rekayasa.

“Pejabat selevel dunia tentu tidak punya data akurat tentang situasi, yang mereka dapat hanya laporan-laporan rekayasa yang dibuat oleh para simpatisan kelompok separatis seperti KNPB sendiri. Juga kepada Benny Wenda, sudah bisa dipastikan tidak akan sesuai fakta, karena mereka punya kepentingan lain,”

Menurut Agustinus bahwa PBB tidak memahami konteks secara menyeluruh terkait kasus di Papua. Mereka hanya membuka diri atas laporan yang sifatnya dari pihak korban. Padahal baik itu KNPB, mereka juga kawanan pelaku kejahatan.

“Kita persoalkan tentang kerusuhan yang terjadi di Jayapura pada tahun 2019 sampai ada aksi pembakaran bahkan terjadi juga ancaman terhadap orang-orang pendatang. Ini juga masalah rasis kan?”

Agustinus menambahkan jika aksi KNPB yang menyuarakan anti rasisme dan kekerasan justru menimbulkan permasalahan lain terkait rasisme dan kekerasan juga. Sebab pelaku rasis di Kota Surabaya diketahui sudah diringkus dan diproses hukum.

“Kalau pelaku sudah diproses seharusnya semua pihak bisa menahan diri, bukan malah merancang aksi tandingan yang berakibat kerusuhan. Aksi demo anarkis itu sudah pasti melanggar hukum,”

Perlu diingat jika KNPB dan Victor Yeimo adalah aktor yang merancang aksi kerusuhan di Kota Jayapura dan Wamena hingga mengakibatkan puluhan orang korban tewas. Saat ini, dikatakan Agustinus bahwa KNPB sedang melakukan aksi perlawanan untuk mengaburkan fakta terkait kerusuhan tahun 2019 sebelumnya.

“Semua adalah aksi yang dirancang, ini bagian dari politisasi untuk mengaburkan fakta jika KNPB adalah organisasi biadab. Peristiwa 2019 akan terus teringat karena korbannya saja sampai puluhan orang,”

Agustinus menambahkan jika seharusnya pemerintah bisa mengeluarkan keputusan yang tegas terhadap KNPB untuk bisa dilarang dan dibubarkan keberadaannya. Dirinya berharap KNPB di Papua bisa ditindak seperti FPI sebagai organisasi yang merugikan.

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar