Selasa, 12 Januari 2021

Netizen Kecam Aksi Pembakaran Pesawat MAF oleh TPNPB - OPM di Intan Jaya

wrtsh papua



Insiden Pembakaran Pesawat Perintis dari Maskapai MAF yang diawaki Pilot Warga Negara Amerika Alex Luferchek menuai kritikan dan kecaman keras dari berbagai lapisan masyarakat Papua.


Hal tersebut dinilai merupakan suatu bentuk tindakan yang brutal dan dianggap tidak tau berterimakasih. 


Pasalnya, Maskapai MAF adalah adalah sebuah lembaga penginjilan internasional yang bergerak di bidang penerbangan untuk melayani masyarakat terpencil di Seluruh Dunia.


Baca juga:

KKB Serang Pesawat Sipil di Intan Jaya, Pilot asal Amerika Trauma


Di Indonesia, maskapai ini melayani penerbangan perintis ke daerah-daerah terpencil di Indonesia sejak era 1950an, khususnya di Papua. Jadi kurang lebih 70 Tahun Maskapai MAF sudah mengabdi untuk melayani dan membantu masyarakat Papua.


Salah satu Netizen (HD) dalam akun Facebooknya menuliskan bahwa Pengabdian Maskapai Penerbangan MAF selama kurang lebih 70 tahun terhadap saudara-saudara kita (OAP) di pedalaman telah dibalas dengan hal yang sangat tidak patut dipuji.


“Orang-orang itu tidak mengerti baik tentang keberadaan MAF. MAF sejak tahun 1950-an sudah menunjang dan melayani para misionaris kesetiap pelosok Papua di dalam mewartakan injil. Jdi mereka ini adalah pelaku kejahatan,” Ungkapnya.


Baca juga:

Penyerangan Misionaris di Papua, Awal dari Lenyapnya Perjuangan KKB


Untungnya Seorang Pilot Alex Luferchek dan 2 orang penumpang sipil langsung diamankan oleh pendeta dan warga saat kejadian ke kampung Tekai, Distrik Mbiandoga Kabupaten Intan Jaya.


Namun dikabarkan korban mengalami Shock karena kejadian tersebut. 


Dilain Pihak, Jeffrey Bomanak (Ketua TPNPB – OPM ) mengkonfirmasi dan menyayangkan keteledoran aksi itu yang telah menyasar warga sipil.


Baca juga:

Mahasiswa Papua di Yogyakatya Keroyok Anggota Polri, Ada Indikasi Jaringan Kelompok Separatis


Ia menganggap upaya penembakan terhadap kelompok sipil tersebut bisa mengancam upaya lobi dan menurunkan kepercayaan internasional terhadap Aktifis perjuangan Papua di luar Negeri.


“Bagaimana mungkin kita mendapat dukungan dari dunia internasional, justru hal-hal seperti ini yang menutup harapan tersebut, yang mereka serang itu sipil, Bisa-bisa nama perjuangan Papua hanya dicap sebagai upaya cuma-cuma,” ungkap Jeffrey.

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar