Jumat, 08 Januari 2021

Jeffrey Bomanak Geram TPNPB Bakar Pesawat dan Serang Warga Sipil di Intan Jaya

wrtsh papua

 



Ketua Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka, Jeffrey Bomanak akhirnya buka suara atas insiden penembakan terhadap pesawat perintis dari maskapai MAF yang terjadi pada tanggal 6 Januari 2021 di Distrik Biandoga Kabupaten Intan Jaya.

 

Jeffrey mengatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas penembakan dan pembakaran pesawat tersebut, namun Jeffrey juga mengatakan bahwa fakta terjadinya penembakan tersebut telah menyasar warga sipil.

 

“Atas nama Kodap VIII Intan Jaya, kami bertanggung jawab. Namun sangat disayangkan ketika korban dari aksi penyerangan tersebut adalah warga sipil. Bahkan ada pendeta didalamnya,” ungkapnya. (8/1)


Baca juga:

Marinus Yaung: Tahun 2021 Isu Papua Hilang Momentum

 

Dia juga menilai bahwa ada informasi yang salah dan keteledoran yang dilakukan oleh kelompoknya. Bahkan menurutnya kondisi Papua saat ini tidak sedang panas apalagi sampai dilakukan upaya-upaya penyerangan.

 

“ini bukan tindakan yang benar, terlebih situasi di Papua yang saat ini cukup tenang. Jangan membuka perang senjata, jangan juga melacurkan nama perjuangan Papua,” ujarnya.

 

Jeffrey yang diketahui meradang tersebut menganggap upaya penembakan terhadap kelompok sipil tersebut bisa mengancam upaya lobi internasional yang sedang dilakukannya bersama Lewis Wellip.


Baca juga:

Naftall Tipagau, DPO Pemasok Senjata KBB Intan Jaya Berhasil Ditangkap

 

“Bagaimana mungkin kita mendapat dukungan dari dunia internasional, justru hal-hal seperti ini yang menutup harapan tersebut, yang mereka serang itu sipil, bahkan ada pendeta di dalamnya. Bisa-bisa nama perjuangan Papua hanya dicap sebagai upaya cuma-Cuma,”

 

Sebagaimana diketahui bahwa sebelumnya kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah melakukan penyerangan terhadap pesawat MAF yang dipiloti oleh warga negara Amerika Alex Luferchek bersama dua penumpangnya. Sampai berita ini diturunkan, Alex diketahui masih trauma dan belum bersedia dihubungi.

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar