Minggu, 27 Desember 2020

Otsus Menjadi Solusi, Tokoh Papua Minta Evaluasi Sehingga Rakyat Diuntungkan

wrtsh papua

 



Kebijakan Otsus yang dicetuskan sebagai jalan tengah atas tarik ulur situasi di Papua masih menjadi perdebatan yang panjang. Tentu hal tersebut dikarenakan pendapat pro kontra dari masyarakat termasuk para pemangku kebijakannya.

 

meski demikian, dukungan terhadap otsus masih lebih santer terdengar melalui berbagai platform media. Terlebih otsus yang sudah dijalankan hampir 20 tahun lamanya cukup berhasil memberikan dampak baik bagi kelangsungan kehidupan masyarakat.

 

memang selama hampir dua decade perjalanan otsus di Papua tidak selalu tepat sasaran, hal tersebut juga yang diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Presidium Papua, Thaha Al-Hamid dalam keterangannya pada 24 Desember 2020 lalu.


baca juga:

ULMWP Hoax! NRFPB Tidak Mendukung Pemerintahan Benny Wenda

 

“Sebagai orang asli Papua bisa dipastikan semua telah merasakan otsus, meski belum terlihat secara signifikan. Namun otsus ini telah mengajarkan bagaimana orang Papua bisa memimpin daerahnya sendiri,” ungkapnya.

 

Ditambahkan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah pusat terhadap Papua patut diapresiasi, otsus merupakan produk hukum yang bermula dari pemikiran bijak serta pendekatan kemanusiaan. Walaupun, menurut Thaha bahwa otsus masih menyisakan tugas tambahan.

 

“Otsus sudah berjalan baik, namun kedepan harus dilakukan evaluasi terhadap beberapa sektor didalamnya. Sebab apa gunanya otsus jika implementasi di lapangan tercoreng oleh ketidak mampuan pemerintah daerah dalam mengelola,” tambahnya.


baca juga:

Miris! Pentolan Organisasi Makar Di Merauke Adalah ASN

 

Thaha mengatakan bahwa pejabat Papua sendiri belum siap untuk mengelola otsus terutama pada sektor keuangan yang diketahui jumlahnya tidak kurang dari 100 Trilyun Rupiah.

 

“Perlu juga mengkritik internal Papua, karena mereka sendiri malah tidak siap dengan itu semua. Sehingga banyak yang lupa jika sudah melihat gelontoran uang begitu banyaknya. Mungkin setelah ini bisa dilakukan upaya penyelidikan terkait itu,”

 

Diketahui bahwa Thaha mendukung upaya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika harus terjun mengaudit penggunaan dana otsus. Pihaknya menambahkan bahwa KPK tidak perlu takut untuk mengusut adanya indikasi korupsi dana di Papua.


baca juga:

Jan Arebo: Isu Kegagalan Papua Sengaja ‘Digoreng’ Kelompok Anti Pemerintah

 

“ini saya ungkapkan karena rasa kekhawatiran, sebuah daerah tidak akan pernah beranjak maju jika masih terdapat celah korupsi didalamnya. Sebab uang-uang itu adalah hak bagi rakyat, digunakan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

 

Diakhir kesempatannya, Thaha meminta kepada setiap masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi berbagai hasutan yang tidak jelas sumber dan asal muasalnya. Menurutnya lebih baik masyarakat bisa tenang serta tidak bertindak secara emosional, sebab otsus adalah milik bersama (OAP), sehingga setiap permasalahannya harus diselesaikan dengan nilai kebersamaan.

 

 

About the Author

wrtsh papua / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar